PENINJAUAN OPERASI KATARAK MASAL OLEH BUPATI CIAMIS.

    Bupati Ciamis DR. H. Herdiat Sunarya.,MM didampingi Kepala Dinas Kesehatan dr. H. Yoyo.,MMKes, Direktur RSUD Kawali dr. H. Yosi Garniwa dan unsur muspika kecamatan Kawali berkenan melakukan peninjauan secara langsung dalam kegiatan operasi katarak masal. Operasi katarak masal yang digelar di RSUD Kawali pada hari Kamis 28 Juli 2022 ini terselenggara berkat kerjasama Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis, Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis dan Balai Kesehatan Mata Masyarakat Cikampek.

    Tujuan penyelenggaraan operasi katarak ini untuk meningkatkan pelayanan kesehatan indera bagi masyarakat kurang mampu dengan mengembalikan fungsi indera penglihatan, khususnya bagi penderita katarak sehingga kembali produktif, meningkatkan upaya penanggulangan kebutaan akibat katarak, meningkatkan aksesibilitas pelayanan bagi masyarakat kurang mampu serta meningkatkan cakupan operasi katarak dan upaya kesehatan indera di kabupaten Ciamis. Tim operasi dari BKMM Cikampek sebagai UPT Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI terdiri dari dokter spesialis mata, asisten operasi, tenaga skrining, tenaga laboratorium, tenaga administrasi dan driver.

  Operasi katarak masal ini merupakan kegiatan bakti sosial BKMM di kabupaten Ciamis dengan menyediakan 75 quota peserta operasi. Dalam kesempatannya menyapa pasien peserta operasi, Bupati Ciamis menegaskan kepada BKMM untuk dapat melayani semua pasien yang lolos persyaratan operasi, meskipun quota yang disediakan hanya 75.

    DR. H. Herdiat menyatakan bertanggungjawab untuk pasien yang dilayani, diluar quota yang disediakan. Hal ini disambut tepuk tangan oleh pasien dan keluarga pengantar pasien serta petugas medis yang ada di lokasi kegiatan. Tidak lupa, beliau menyampaikan terimakasih atas kontribusi BKMM dalam mewujudkan masyarakat Ciamis bebas katarak.

    H. Acep Joni Heriyanto.,S.Kep.,Ners ,S.Sos.,MM selaku Kepala Bidang P2P Dinkes Ciamis menyampaikan sebanyak 133 orang terdaftar untuk mengikuti kegiatan ini. Namun hanya 127 orang yang datang. Jumlah pasien yang dinyatakan lolos skrining sebanyak 110 orang. Gagal operasi 17 orang dan harus dijadwalkan ulang sebanyak 15 orang. Sehingga jumlah pasien yang berhasil dilakukan operasi sebanyak 95 orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published.